JAKARTA – Musim kemarau identik dengan cuaca panas dan paparan sinar matahari yang lebih terik. Selain memilih bahan pakaian yang nyaman, pemilihan warna baju juga berperan dalam membantu menjaga kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan.
Pengamat fesyen Rina Prasetyo mengatakan, warna-warna terang cenderung lebih nyaman digunakan saat cuaca panas karena tidak menyerap panas sebanyak warna gelap.
“Warna putih, krem, beige, biru muda, hingga hijau sage menjadi pilihan yang tepat saat musim kemarau. Selain memberikan kesan segar, warna-warna tersebut juga membantu memantulkan lebih banyak cahaya matahari dibandingkan warna gelap,” ujarnya.
Selain putih yang menjadi pilihan klasik, warna cream dan beige memberikan kesan hangat sekaligus elegan. Sementara biru muda menghadirkan nuansa sejuk, sedangkan hijau sage memberikan tampilan alami yang sedang menjadi tren.
Warna kuning pastel, peach, dan lavender juga diprediksi tetap diminati karena mampu memberikan kesan ceria tanpa terlihat mencolok. Warna-warna lembut tersebut mudah dipadukan dengan berbagai jenis busana kasual maupun formal.
Sebaliknya, penggunaan warna hitam atau warna gelap saat beraktivitas di bawah terik matahari sebaiknya dibatasi karena cenderung menyerap lebih banyak panas sehingga tubuh dapat terasa lebih gerah.
Selain memperhatikan warna, masyarakat juga disarankan memilih pakaian berbahan katun, linen, atau rayon yang mampu menyerap keringat dengan baik serta memiliki sirkulasi udara yang lebih baik dibandingkan bahan sintetis.
Dengan memadukan warna terang dan bahan pakaian yang nyaman, masyarakat dapat tetap tampil modis sekaligus merasa lebih sejuk selama menjalani aktivitas di musim kemarau.









