Beranda / PEMERINTAHAN / Tembus Rp985 Miliar! Investor Kepincut Sulap BIS dan Industri Flour Ikan Banten Jadi ‘Mesin Cuan’ Baru

Tembus Rp985 Miliar! Investor Kepincut Sulap BIS dan Industri Flour Ikan Banten Jadi ‘Mesin Cuan’ Baru

SERANG, FOKUSKITA.COM – Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mengoptimalkan aset daerah kembali membuahkan hasil manis. Tak tanggung-tanggung, nilai investasi fantastis yang diproyeksikan mendekati Rp1 triliun kini tengah membayangi Tanah Rencong Banten.

Investor ternama, PT Sasmaya Media Integrasi, secara serius menyatakan minatnya untuk mengelola dua aset raksasa milik Banten: Banten International Stadium (BIS) beserta kawasan sports center-nya, serta sektor strategis Industri Tepung Ikan.

Kepastian iklim investasi positif ini mengemuka usai pertemuan intensif Pemprov Banten bersama jajaran direksi PT Sasmaya Media Integrasi di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten, KP3B, Serang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi, mengungkapkan bahwa dari empat aset potensial yang sempat ditawarkan kepada calon investor, dua di antaranya berhasil memikat perhatian penuh investor.

“Alhamdulillah, dari empat potensi yang kami ajukan, sekarang mengerucut ke dua lokasi strategis yang insya Allah menarik minat serius dari PT Sasmaya. Kami berharap kerja sama ini segera terealisasi karena dampaknya tak hanya menggerakkan roda ekonomi, tapi juga memperkuat struktur APBD serta membuka ribuan lapangan kerja baru bagi warga Banten,” ujar Deden optimis.

BIS Disulap Jadi Kawasan Sportainment Mewah & Persiapan PON 2032

Rencana investasi ini bukan sekadar pengelolaan biasa. PT Sasmaya Media Integrasi siap menggelontorkan dana lebih dari Rp850 miliar khusus untuk menyulap Banten International Stadium (BIS) menjadi kawasan terpadu berbasis Sportainment (Sport & Entertainment).

Direktur Keuangan PT Sasmaya Media Integrasi, Faruq Ibnu Haqi, menegaskan bahwa pengembangan BIS akan difokuskan untuk memadukan fasilitas olahraga kelas dunia dengan pusat hiburan modern.

“Konsep kami adalah menghadirkan kawasan terintegrasi antara olahraga dan hiburan. Selain masuk dalam core bisnis kami di bidang konstruksi, langkah ini juga menjadi modal besar untuk menyukseskan Banten sebagai calon kuat tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 mendatang,” jelas Faruq.

Pacu Ketahanan Pangan Lewat Industri Tepung Ikan Rp135 Miliar

Tak berhenti di megaproyek olahraga, PT Sasmaya juga siap menyuntikkan dana segar sebesar Rp135 miliar untuk pengoperasian industri tepung ikan. Sektor ini dinilai memiliki prospek bisnis cerah karena didukung oleh potensi hasil laut Banten yang melimpah sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Secara keseluruhan, komitmen awal investasi dari kedua proyek raksasa tersebut menembus angka Rp985 miliar—hanya selangkah lagi menuju angka Rp1 triliun.

Pihak PT Sasmaya pun memberikan sinyal hijau bahwa nilai investasi tersebut masih bisa membengkak. Pasalnya, mereka masih terus menjajaki beberapa aset strategis lainnya yang dimiliki Provinsi Banten untuk dikembangkan lebih jauh.

Langkah agresif Pemprov Banten dalam menggaet investor ini diprediksi bakal menjadi game changer baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menaikkan kelas Banten di panggung nasional. (FK/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *