FOKUSKITA.COM, YOGYAKARTA – Langkah diplomasi internasional Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) kembali menorehkan babak baru. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima kunjungan kenegaraan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Kerajaan Qatar untuk Republik Indonesia, Jassim bin Mubarak Al-Attiyah, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Pertemuan tingkat tinggi ini berfokus pada penjajakan kerja sama strategis lintas sektor, khususnya di bidang kebudayaan, pariwisata, pendidikan, hingga peluang investasi ekonomi kreatif antara Yogyakarta dan Qatar.
Dorong Pertukaran Budaya dan Event Berkelas Internasional
Duta Besar Qatar, Jassim bin Mubarak Al-Attiyah, menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan sejarah dan kebudayaan yang terjaga lestari di Yogyakarta. Kunjungan diplomatik ini dinilai menjadi fondasi penting untuk mempererat hubungan bilateral yang selaras dengan semangat kolaborasi Year of Culture yang pernah terjalin antara Indonesia dan Qatar.
“Yogyakarta memiliki posisi yang sangat istimewa sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan di Indonesia. Kami melihat potensi luar biasa untuk mengintegrasikan agenda kebudayaan Qatar dan Yogyakarta melalui berbagai ajang pertunjukan seni, pameran warisan budaya, hingga program pertukaran pemuda dan akademisi,” ungkap Dubes Qatar.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut hangat komitmen tersebut dan menekankan pentingnya kerja sama konkrit yang memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat di kedua belah pihak.
DPMPTSP DIY Siapkan Karpet Merah untuk Investasi Hijau & Pariwisata
Mendampingi dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY, Ghofar Ismail, membeberkan bahwa Pemda DIY siap memfasilitasi dan membuka pintu selebar-lebarnya bagi para investor asal Qatar.
Sektor-sektor prioritas yang ditawarkan meliputi:
- Pariwisata Berkelanjutan & Perhotelan: Pengembangan destinasi wisata berbasis warisan budaya (cultural heritage) serta infrastruktur penunjang pariwisata berkualitas tinggi.
- Ekonomi Kreatif & Industri Halal: Akselerasi potensi produk UMKM lokal, kriya, dan kuliner untuk menembus pasar Timur Tengah.
- Pendidikan & Riset: Penguatan kemitraan antara perguruan tinggi di DIY dengan lembaga pendidikan berstandar internasional di Qatar.
“Kami di DPMPTSP DIY siap memberikan kemudahan layanan perizinan dan pendampingan investasi secara akuntabel. Potensi kerja sama dengan Qatar sangat besar, terutama dalam pengembangan ekosistem pariwisata dan investasi berbasis budaya yang bernilai tambah tinggi,” jelas Ghofar.
Sinergi Global demi Kemajuan Yogyakarta
Penjajakan kerja sama dengan Qatar ini kian mempertegas visi Yogyakarta sebagai kota berwawasan global yang tetap teguh memegang akar budayanya.
Melalui kolaborasi strategis ini, Pemda DIY optimistis dapat meningkatkan daya tarik investasi asing (Foreign Direct Investment), memperluas jejaring promosi wisata daerah di kawasan Timur Tengah, serta membuka lapangan kerja baru berbasis ekonomi kreatif.
Redaksi Fokuskita.com akan terus mengawal perkembangan potensi kerja sama dan investasi DIY-Qatar ini secara akurat dan terpercaya.










