Beranda / USAHA / Desain Service Area Minimalis Jadi Solusi Hunian Modern yang Rapi dan Fungsional

Desain Service Area Minimalis Jadi Solusi Hunian Modern yang Rapi dan Fungsional

JAKARTA – Area servis sering kali menjadi bagian rumah yang kurang mendapat perhatian saat proses pembangunan maupun renovasi. Padahal, ruang yang mencakup area cuci, jemur, penyimpanan alat kebersihan, hingga dapur kotor ini memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Dengan konsep minimalis, service area dapat dirancang lebih rapi, efisien, dan tetap selaras dengan desain utama hunian.

Founder Vimosha Design & Build, Monika Putriasari, mengatakan service area tidak hanya berfungsi sebagai ruang pendukung, tetapi juga harus dirancang agar memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah.

“Banyak orang hanya fokus pada ruang tamu, dapur, atau kamar tidur, padahal service area juga memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan desain minimalis, area ini bisa tetap rapi, nyaman, dan memiliki fungsi yang maksimal,” ujar Monika Putriasari.

Menurut Monika, prinsip utama dalam merancang service area minimalis adalah mengutamakan efisiensi ruang tanpa mengurangi kenyamanan. Penataan area cuci, tempat penyimpanan, dan ruang jemur harus dibuat memiliki alur kerja yang praktis sehingga memudahkan aktivitas penghuni.

Ia menjelaskan, penggunaan warna-warna netral seperti putih, abu-abu muda, atau beige menjadi pilihan yang tepat untuk menciptakan kesan bersih dan luas. Material yang tahan terhadap air dan kelembapan, seperti keramik bertekstur antiselip, PVC, aluminium, serta kabinet berbahan HPL, juga menjadi pilihan yang banyak digunakan karena lebih awet dan mudah dirawat.

“Kami selalu menyarankan penggunaan kabinet penyimpanan tertutup agar peralatan kebersihan, deterjen, maupun perlengkapan rumah tangga tersimpan rapi. Selain meningkatkan estetika, area servis juga menjadi lebih mudah dibersihkan,” jelasnya.

Monika menambahkan, pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik merupakan faktor penting dalam desain service area. Kehadiran ventilasi, jendela, atau skylight dapat membantu mengurangi kelembapan sehingga area tetap kering dan tidak menimbulkan bau.

Selain itu, pemanfaatan rak dinding, kabinet gantung, serta furnitur multifungsi dinilai mampu mengoptimalkan ruang, terutama pada rumah dengan lahan terbatas.

“Desain minimalis bukan berarti mengurangi fungsi. Justru setiap sudut harus dimanfaatkan secara maksimal agar area servis menjadi lebih efisien, nyaman digunakan, dan tetap memiliki tampilan yang menarik,” kata Monika.

Melalui layanan design and build, Vimosha Design & Build menghadirkan solusi perencanaan service area yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap keluarga, mulai dari desain, pemilihan material, hingga proses pengerjaan secara menyeluruh.

Dengan penataan yang tepat, pemilihan material berkualitas, serta konsep minimalis yang fungsional, service area tidak lagi menjadi ruang yang terabaikan, melainkan menjadi bagian penting yang mendukung kenyamanan dan efisiensi aktivitas di dalam rumah.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *