Status Pengiriman Disebut Gagal Antar, Pembeli Klaim Tidak Pernah Meminta Penjadwalan Ulang
FOKUSKITA.COM, — Keluhan terhadap layanan pengiriman paket J&T Express kembali disampaikan seorang pembeli yang melakukan transaksi melalui Tokopedia dengan metode Cash on Delivery (COD).
Pembeli mempertanyakan paketnya yang hingga Senin (5/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB belum juga diterima. Menurut pengakuannya, kondisi tersebut terjadi setelah sistem pengiriman mencatat adanya kegagalan percobaan pengantaran.
Berdasarkan tangkapan layar pelacakan yang diperlihatkan kepada Fokuskita.com, paket dengan nomor resi JY1807382**7 dikirim pada 4 Oktober 2026 dengan layanan J&T EZ.
Dalam sistem pelacakan tercantum keterangan bahwa percobaan pengiriman pada 5 Oktober 2026 gagal dengan alasan:
“Di luar jam kerja. Kurir kami akan mencoba mengantarnya lagi.”
Keterangan serupa tercatat pada pukul 14.20 WIB dan kembali muncul pada pukul 16.19 WIB.
Namun, menurut pembeli, hingga sekitar pukul 20.00 WIB, paket tersebut tetap belum dikirimkan kepada penerima.
Pembeli Mengaku Tidak Pernah Meminta Reschedule
Pembeli mempertanyakan alasan kegagalan pengiriman tersebut karena dirinya mengaku tidak pernah meminta penjadwalan ulang (reschedule).
Ia mengatakan dirinya justru menunggu paket COD tersebut untuk diterima dan dibayarkan.
Menurut pembeli, apabila penerima memang meminta perubahan jadwal, seharusnya terdapat komunikasi atau konfirmasi terlebih dahulu. Karena itu, ia mempertanyakan dasar munculnya status kegagalan pengiriman tersebut.
Kurir yang Sama Disebut Sudah Beberapa Kali Dikeluhkan
Pembeli juga menyebut persoalan ini bukan pertama kalinya terjadi.
Kurir yang tercantum dalam informasi pengiriman diketahui berinisial A.P.. Demi menjaga privasi, Fokuskita.com tidak menampilkan nama lengkap yang terdapat pada informasi pengiriman.
Menurut keterangan pembeli, kurir yang sama disebut sudah beberapa kali dikeluhkan oleh warga di lingkungan sekitar.
Bahkan, pembeli mengaku kejadian yang dialaminya saat ini merupakan kejadian kedua dengan pola yang menurutnya serupa, yakni munculnya alasan kegagalan pengiriman sementara dirinya tidak merasa meminta pengiriman dijadwalkan ulang.
“Ini sudah kedua kalinya. Tetangga juga ada yang pernah mengeluhkan kurir yang sama,” ujar pembeli.
Pembeli bahkan mengaku menilai sikap kurir tersebut terkesan kurang baik ketika berhadapan dengan konsumen.
Paket Tidak Diantar hingga Pukul 20.00 WIB
Persoalan kemudian menjadi semakin dipertanyakan karena hingga sekitar pukul 20.00 WIB, paket belum juga diterima.
Pembeli menilai persoalan tersebut bukan sekadar keterlambatan pengiriman, melainkan menyangkut akurasi informasi status pengiriman dan komunikasi antara kurir dengan penerima.
Apabila alasan kegagalan memang karena berada di luar jam kerja, pembeli mempertanyakan mengapa proses pengantaran sebelumnya dapat tercatat sebagai percobaan pengiriman dan kemudian tidak dilanjutkan hingga malam.
Ia berharap J&T Express dapat mengecek rekaman perjalanan paket, aktivitas kurir, serta keterangan yang dimasukkan ke dalam sistem.
Minta J&T Lakukan Evaluasi
Pembeli berharap keluhan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi J&T Express, khususnya terhadap pelayanan kurir di lapangan.
Menurutnya, konsumen membutuhkan informasi yang jelas mengenai keberadaan paket dan alasan sebenarnya apabila pengiriman tidak dapat dilakukan.
Terlebih untuk transaksi COD, penerima harus menunggu kedatangan kurir karena pembayaran dilakukan ketika paket diterima.
Fokuskita.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada J&T Express maupun kurir terkait mengenai kejadian tersebut.








Komentar
0 komentar